SOAL LATIHAN SOAL BAHASA TINGKAT LANJUT

 

 

Perhatikan syair berikut!


Di balai adat berkumpul warga,

Bermusyawarah penuh makna,

Putusan diambil bersama-sama,

Demi kebaikan seluruh desa.

 

Tak ada suara yang diabaikan,

Semua didengar penuh perhatian,

Itulah adat jadi pedoman,

Sejak dahulu hingga kini zaman.

 

Jika musyawarah tak dijalankan,

Timbullah sengketa berkepanjangan,

Persatuan menjadi korban,

Runtuhlah nilai kebersamaan.

 

Maka pelihara tradisi ini,

Warisan leluhur penuh arti,

Kearifan lokal jadi bukti,

Demokrasi hidup dalam tradisi.


1.       Makna tersirat yang dapat disimpulkan adalah …

a.       Balai adat hanya berfungsi sebagai tempat perayaan pesta rakyat tanpa makna sosial dan politik.

b.       Demokrasi hanya dapat tumbuh melalui sistem pemerintahan modern tanpa kaitan budaya lokal.

c.        Musyawarah dalam adat lokal mencerminkan praktik demokrasi yang telah hidup dalam budaya masyarakat sejak lama.

d.       Sengketa desa selalu diselesaikan melalui pengadilan modern tanpa melibatkan tokoh adat setempat.

e.       Tradisi musyawarah sudah tidak relevan dalam kehidupan masyarakat global yang serba cepat.

 

Perhatikan Syair berikut!


Dengarlah wahai anak negeri,

Adat dijaga sepenuh hati,

Kearifan lama jangan dicaci,

Itulah pusaka budaya sejati.

 

Di sawah luas petani bersatu,

Gotong royong menjadi mutu,

Berat sama ringan membantu,

Hidup damai sepanjang waktu.

Jika adat mulai tergerus,

Oleh arus zaman yang deras,

Maka bangsa menjadi kurus,

Hilang arah tiada lurus.

 

Peliharalah nilai warisan,

Jadikan pedoman kehidupan,

Supaya kuat dalam cobaan,

Menghadapi tantangan zaman.


Teks Esai Analitis

Kearifan lokal merupakan nilai, norma, dan praktik sosial yang tumbuh dalam masyarakat secara turun-temurun. Dalam konteks modern, globalisasi sering kali menggerus nilai tersebut melalui arus budaya populer yang seragam. Namun, kearifan lokal justru menjadi fondasi ketahanan sosial dan identitas bangsa. Melalui sastra lama seperti syair, pesan pelestarian budaya disampaikan secara estetis sekaligus reflektif.

Pertanyaan:

  1. Analisis hubungan antara syair dan esai tersebut adalah …
    1. Esai membahas ekonomi global sedangkan syair membahas pertanian sehingga keduanya tidak saling melengkapi secara makna.
    2. Esai menolak keberadaan tradisi lokal sedangkan syair sepenuhnya mendukung modernisasi tanpa batas dalam kehidupan masyarakat.
    3. Syair bersifat hiburan semata sementara esai bersifat ilmiah sehingga keduanya tidak memiliki hubungan tematik.
    4. Syair dan esai sama-sama menegaskan bahwa kearifan lokal merupakan fondasi identitas bangsa yang perlu dipertahankan di tengah arus globalisasi modern.
    5. Syair hanya membahas kehidupan petani tradisional tanpa memiliki keterkaitan dengan konsep globalisasi yang dijelaskan dalam esai.

Syair


Hamzah Fansuri insan bestari,

Mengarang syair penuh misteri,

Ilmu tasawuf jadi materi,

Mengajak insan kenal diri.

 

Dari Barus ke negeri seberang,

Namanya harum bukan kepalang,

Karya indah tiada terbilang,

Dalam khazanah Melayu gemilang.

 

Syair jadi alat pengajaran,

Tentang makna kehidupan,

Agar manusia sadar tujuan,

Tidak tenggelam dalam godaan.

 

Maka hargailah karya lama,

Sebagai warisan penuh makna,

Syair bukan sekadar irama,

Tetapi cermin jiwa bangsa.


Esai

Hamzah Fansuri dikenal sebagai pelopor syair Melayu yang mengintegrasikan nilai tasawuf dalam bentuk puisi berima a-a-a-a. Ia menggunakan bahasa simbolik untuk menyampaikan ajaran spiritual. Karyanya menunjukkan bahwa sastra dapat menjadi medium pendidikan moral sekaligus refleksi filosofis.

3.       Evaluasi kontribusi Hamzah Fansuri berdasarkan kedua teks tersebut adalah …

a.       Hamzah Fansuri berfokus pada cerita jenaka tanpa menyisipkan ajaran moral maupun spiritual dalam karyanya.

b.       Hamzah Fansuri berkontribusi sebagai pelopor syair Melayu yang memadukan estetika sastra dengan ajaran spiritual sehingga memperkaya khazanah budaya.

c.        Hamzah Fansuri hanya dikenal sebagai penyair daerah tanpa pengaruh signifikan terhadap perkembangan sastra Melayu klasik.

d.       Hamzah Fansuri lebih dikenal sebagai tokoh politik daripada sebagai tokoh sastra Melayu klasik.

e.       Hamzah Fansuri menolak penggunaan rima dalam syair dan lebih memilih bentuk puisi bebas modern.

 

Syair


Ombak datang silih berganti,

Nelayan tabah mencari rezeki,

Petuah datuk jadi pengerti,

Laut dijaga sepenuh hati.

 

Jangan rakus mengambil ikan,

Ambil secukupnya penuh kesadaran,

Jika alam rusak tak tertahan,

Datanglah bala berkelanjutan.

Kearifan pesisir jadi pedoman,

Turun-temurun jadi pegangan,

Menjaga laut bukan beban,

Tetapi kewajiban sepanjang zaman.

 

Maka pelihara alam semesta,

Itulah ajaran luhur kita,

Agar lestari bumi tercinta,

Hingga akhir masa.


Esai

Konsep pembangunan berkelanjutan menekankan keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Banyak komunitas adat di Indonesia telah menerapkan prinsip ini jauh sebelum istilah tersebut dikenal secara global.

4.       Simpulan reflektif yang paling tepat adalah …

a.       Esai membahas pembangunan modern yang sepenuhnya berbeda dan bertentangan dengan nilai tradisional dalam syair.

b.       Kearifan lokal tidak memiliki kontribusi terhadap konsep pelestarian lingkungan dalam konteks global.

c.        Nelayan tradisional sebaiknya mengganti seluruh praktiknya dengan teknologi industri modern tanpa mempertimbangkan adat.

d.       Syair hanya menggambarkan aktivitas nelayan tanpa memiliki relevansi dengan konsep pembangunan berkelanjutan.

e.       Syair menunjukkan bahwa konsep pembangunan berkelanjutan sebenarnya telah hidup dalam kearifan lokal masyarakat pesisir sejak dahulu kala.

Kutipan Syair Abdul Muluk


Dengarlah kisah suatu cerita,

Tentang raja bangsawan mulia,

Abdul Muluk konon namanya,

Arif bijaksana amat setia.

 

Istrinya elok tiada tara,

Siti Rahmah bijak bicara,

Taat setia tiada terkira,

Pada suami sepanjang masa.

 

Datanglah musuh membawa bala,

Negeri diserang tiada terduga,

Raja tertawan ke negeri Cina,

Tinggallah permaisuri sedih berduka.

 

Namun sang istri tiada menyerah,

Disamarkan diri menyamar gagah,

Menyusun siasat penuh berkah,

Demi suami tercinta nan megah.


5.          Nilai utama yang tercermin dalam kutipan Syair Abdul Muluk tersebut adalah …

a.       Ambisi seorang permaisuri untuk mengambil alih kekuasaan kerajaan melalui strategi penyamaran yang dirancang secara licik.

b.       Kejatuhan moral kerajaan akibat lemahnya sistem pertahanan dan kurangnya kekuatan militer.

c.        Kekuasaan raja sebagai pusat cerita yang menunjukkan dominasi mutlak tanpa adanya peran tokoh perempuan.

d.       Kesetiaan dan kecerdikan seorang istri yang rela berjuang demi menyelamatkan suaminya sebagai wujud cinta dan tanggung jawab moral.

e.       Konflik politik antarkerajaan yang lebih menekankan ekspansi wilayah daripada hubungan keluarga.

 

Kutipan Syair Abdul Muluk


Siti Rahmah berhati teguh,

Menyamar pahlawan tiada mengeluh,

Berpakaian gagah tampak kukuh,

Menyusun rencana bersungguh-sungguh.

 

Ia memimpin bala tentara,

Dengan cerdas dan bijaksana,

Musuh pun kalah tak berdaya,

Negeri kembali aman sentosa.

Tiada yang tahu asal dirinya,

Disangka pahlawan perkasa,

Padahal ia seorang wanita,

Setia menjaga martabat bangsa.

 

Akhirnya suami pun terbebas,

Dari tawanan musuh yang buas,

Bersatu kembali penuh ikhlas,

Dalam istana megah dan luas.


 

6.         Karakteristik syair Melayu lama yang tampak dalam kutipan tersebut adalah …

a.     Dua larik pertama merupakan sampiran sedangkan dua larik terakhir berfungsi sebagai isi seperti struktur pantun tradisional.

b.     Memiliki jumlah larik bebas dan tidak terikat pada pola rima tertentu dalam setiap baitnya.

c.     Menggunakan bahasa ilmiah modern untuk menjelaskan strategi peperangan secara rasional dan objektif.

d.     Menggunakan dialog langsung antartokoh secara dominan seperti dalam naskah drama klasik kerajaan.

e.     Setiap bait terdiri atas empat larik berima sama dan seluruh lariknya mengandung isi cerita yang berkelanjutan tanpa adanya sampiran.

 

Gurindam


Barang siapa mengenal diri,

Maka tahu asal dan tujuan sejati.

 

Barang siapa menjaga hati,

Terhindar dari sifat dengki dan benci.

 

Barang siapa berpegang iman,

Selamat hidup sepanjang zaman.

 

Barang siapa mencari ilmu,

Bertambah luas pandangan kalbu.


 

 

7.       Berdasarkan kutipan tersebut, pengertian gurindam yang tepat adalah …

A.    Gurindam adalah puisi bebas modern yang tidak memiliki keterikatan pada pola rima maupun struktur makna tertentu.

B.    Gurindam adalah puisi empat larik dengan dua larik pertama sebagai sampiran dan dua larik berikutnya sebagai isi utama.

C.    Gurindam merupakan bentuk drama lisan yang dipentaskan dalam upacara adat masyarakat Melayu tradisional.

D.    Gurindam merupakan cerita rakyat panjang berbentuk dialog antartokoh dalam struktur naratif kerajaan klasik Melayu.

E.    Gurindam merupakan puisi lama dua larik setiap bait yang memiliki hubungan sebab akibat serta berisi nasihat moral dan nilai kehidupan.

 

Gurindam


Apabila terpelihara mata,

Sedikitlah cita-cita tercela.

 

Apabila terpelihara lidah,

Niscaya hidup tiada bersalah.

 

Apabila terpelihara tangan,

Terhindar dari perbuatan jahat dan curang.

 

Apabila terpelihara hati,

Datanglah hidup penuh harmoni.


8.       Struktur yang paling tepat untuk menjelaskan gurindam tersebut adalah …

a.       Gurindam tersebut menggunakan rima bebas yang tidak terikat pada pola bunyi tertentu.

b.       Keempat larik membentuk cerita naratif panjang tanpa hubungan sebab akibat yang jelas.

c.        Larik pertama berfungsi sebagai syarat atau sebab, sedangkan larik kedua menjadi akibat logis yang menjelaskan konsekuensi moralnya.

d.       Larik pertama sebagai sampiran tanpa makna sedangkan larik kedua berisi inti pesan seperti pola pantun tradisional.

e.       Setiap bait berdiri sendiri tanpa kesinambungan makna antarbagian yang disampaikan penyair.

 

Gurindam


Jika hendak mengenal bangsa,

Lihatlah budi dan bahasanya.

 

Jika hendak mengenal orang beriman,

Lihatlah amal dan perbuatannya.

 

Jika hendak mengenal orang berilmu,

Lihatlah rendah hati sikapnya itu.

 

Jika hendak mengenal orang beradab,

Lihatlah sopan dalam tiap tindak.


9.       Makna tersirat yang terkandung dalam gurindam tersebut adalah …

a.       Identitas seseorang ditentukan oleh kualitas moral dan perilaku nyata, bukan sekadar status sosial atau keturunan semata.

b.       Ilmu pengetahuan lebih utama daripada sikap sehingga rendah hati bukanlah aspek penting dalam kehidupan sosial.

c.        Keimanan hanya dapat diukur melalui pengakuan lisan tanpa perlu diwujudkan dalam tindakan nyata.

d.       Sopan santun tidak memiliki hubungan dengan karakter seseorang dalam kehidupan bermasyarakat.

e.       Status kebangsaan lebih penting daripada perilaku karena identitas diwariskan melalui garis keluarga.

 

Gurindam


Barang siapa tiada memegang agama,

Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

 

Barang siapa mengenal Allah,

Suruh dan tegahnya tiada menyalah.

 

Barang siapa mengenal dunia,

Tahulah ia barang yang terpedaya.

 

Barang siapa mengenal akhirat,

Tahulah ia dunia mudarat.


10.    Tokoh yang dikenal sebagai pengembang gurindam Melayu melalui karya Gurindam Dua Belas adalah …

a.       Chairil Anwar yang merupakan tokoh Angkatan 45 dalam perkembangan puisi modern Indonesia.

b.       Hamzah Fansuri yang lebih dikenal sebagai pelopor syair tasawuf dalam tradisi sastra Melayu lama.

c.        Marah Rusli yang menulis karya prosa berbentuk novel berlatar adat Minangkabau.

d.       Pramoedya Ananta Toer yang terkenal melalui karya prosa sejarah dan realisme sosial Indonesia.

e.       Raja Ali Haji yang menyusun Gurindam Dua Belas sebagai pedoman moral dan keagamaan masyarakat Melayu.

 

Kutipan Gurindam Dua Belas (Pasal Pertama)


Barang siapa tiada memegang agama,

Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

 

Barang siapa mengenal Allah,

Suruh dan tegahnya tiada menyalah.

 

Barang siapa mengenal diri,

Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.

 

Barang siapa mengenal dunia,

Tahulah ia barang yang terpedaya.


11.    Gagasan utama yang disampaikan dalam kutipan tersebut adalah …

a.       Pentingnya pemahaman agama sebagai dasar pembentukan identitas dan arah hidup manusia secara spiritual dan moral.

b.       Kehidupan duniawi lebih utama daripada kehidupan akhirat dalam menentukan kebahagiaan seseorang.

c.        Pengenalan diri tidak memiliki hubungan dengan keimanan maupun hubungan manusia dengan Tuhan.

d.       Dunia merupakan tujuan utama kehidupan sehingga manusia tidak perlu memikirkan aspek spiritual.

e.       Agama hanya menjadi simbol identitas sosial tanpa memengaruhi perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kutipan Gurindam Dua Belas (Pasal Kedua)


Barang siapa mengenal yang empat,

Maka ia itulah orang yang ma’rifat.

 

Barang siapa mengenal diri,

Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.

 

Barang siapa mengenal akhirat,

Tahulah ia dunia mudarat.

 

Barang siapa mengenal dunia,

Tahulah ia barang yang terpedaya.


12.    Makna tersirat dari kutipan tersebut adalah …

a.       Akhirat hanya menjadi simbol metaforis tanpa makna dalam kehidupan manusia.

b.       Dunia harus ditinggalkan sepenuhnya tanpa perlu menjalankan tanggung jawab sosial dalam kehidupan nyata.

c.        Ilmu pengetahuan duniawi lebih penting daripada pemahaman spiritual dalam membangun kehidupan.

d.       Manusia perlu memahami hakikat kehidupan secara menyeluruh agar tidak terjebak dalam kenikmatan dunia yang bersifat sementara.

e.       Pengenalan diri tidak memiliki relevansi dengan pencarian makna hidup manusia.

 

Kutipan Gurindam Dua Belas (Pasal Ketiga)


Apabila terpelihara mata,

Sedikitlah cita-cita.

 

Apabila terpelihara kuping,

Khabar yang jahat tiadalah damping.

 

Apabila terpelihara lidah,

Niscaya dapat daripadanya faedah.

 

Bersungguh-sungguh engkau memelihara tangan,

Daripada segala berat dan ringan.


13.    Struktur gurindam yang tampak dalam kutipan tersebut adalah …

a.       Gurindam tersebut berbentuk narasi panjang seperti syair yang berima a-a-a-a.

b.       Pola gurindam tersebut menggunakan dialog langsung antara dua tokoh berbeda dalam satu bait.

c.        Seluruh larik berdiri sendiri tanpa memiliki keterkaitan makna yang logis antarbarisnya.

d.       Setiap bait memiliki empat larik dengan pola sampiran dan isi seperti pada pantun tradisional.

e.       Setiap bait terdiri atas dua larik yang menunjukkan hubungan sebab dan akibat sebagai bentuk nasihat moral.

 

Bacalah teks narasi berikut!

Pagi itu, Damar mengikuti upacara kemerdekaan di sebuah desa perbatasan tempat ia menjalani program pengabdian. Lapangan sekolah masih berupa tanah merah dan tiang bendera tampak sederhana. Saat seorang veteran tua diminta memberi sambutan, suasana mendadak hening. Dengan suara bergetar, sang veteran menceritakan perjuangannya mempertahankan wilayah tersebut dari ancaman penjajah. Damar yang semula menganggap upacara hanya sebagai kegiatan rutin mulai merasakan getaran haru. Ia menyadari bahwa kemerdekaan yang dinikmatinya hari ini dibayar dengan pengorbanan besar.

14.    Bagian struktur narasi yang menunjukkan klimaks dalam cerita tersebut adalah …

a.       Bagian awal cerita yang menjelaskan keikutsertaan Damar dalam program pengabdian masyarakat.

b.       Bagian penutup yang hanya menyatakan bahwa upacara telah selesai dilaksanakan dengan tertib.

c.        Kalimat pembuka yang menggambarkan suasana pagi sebelum upacara kemerdekaan dimulai.

d.       Ketika penulis memperkenalkan latar tempat berupa lapangan sederhana di daerah perbatasan tersebut.

e.       Saat Damar menyadari makna perjuangan setelah mendengar kisah pengorbanan veteran yang disampaikan dengan penuh haru.

 

Bacalah teks narasi berikut!

Ketika banjir besar melanda kotanya, Nisa yang masih duduk di bangku SMA memilih menjadi relawan di posko darurat. Ia membantu membagikan makanan, menenangkan anak-anak kecil, dan membersihkan sisa lumpur di rumah warga. Banyak teman sebayanya lebih memilih tetap di rumah karena takut tertular penyakit. Namun, Nisa merasa terpanggil untuk membantu karena kota itu telah memberinya tempat tumbuh dan belajar. Baginya, cinta tanah air bukan sekadar slogan, melainkan kepedulian terhadap sesama warga saat menghadapi musibah.

15.    Nilai cinta tanah air dalam narasi tersebut tercermin melalui …

a.       Keputusan untuk menghindari risiko demi keselamatan pribadi tanpa mempertimbangkan kondisi masyarakat sekitar.

b.       Penjelasan ilmiah mengenai penyebab banjir berdasarkan teori perubahan iklim global.

c.        Penyajian data jumlah korban banjir secara rinci dan sistematis tanpa keterlibatan emosional tokoh.

d.       Penyusunan laporan kegiatan relawan dalam bentuk dokumen administratif resmi semata.

e.       Tindakan nyata membantu warga terdampak bencana sebagai bentuk solidaritas sosial dan tanggung jawab kebangsaan.

 

Bacalah teks narasi berikut!

Arman adalah pemuda desa yang menyaksikan hutan adat di wilayahnya mulai berkurang akibat penebangan liar. Ia kemudian mengajak pemuda lain membentuk komunitas penjaga hutan. Mereka melakukan patroli rutin, menanam kembali pohon yang ditebang, serta mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Perjuangan itu tidak mudah karena sebagian warga tergiur keuntungan cepat dari penjualan kayu ilegal. Namun, Arman tetap yakin bahwa menjaga hutan berarti menjaga masa depan bangsa.

16.    Ciri kebahasaan teks narasi yang tampak dalam kutipan tersebut adalah …

a.       Dominasi istilah teknis kehutanan yang menjelaskan struktur vegetasi secara ilmiah dan mendalam.

b.       Pemaparan argumentasi persuasif yang bertujuan memengaruhi kebijakan pemerintah pusat secara langsung.

c.        Penggunaan kalimat definisi formal mengenai pengertian hutan adat menurut undang-undang.

d.       Penggunaan kata kerja tindakan dan keterangan waktu yang menunjukkan rangkaian peristiwa secara kronologis.

e.       Penyajian langkah-langkah prosedural sistematis tanpa adanya tokoh dan konflik dalam cerita.

 

Bacalah teks narasi berikut!

Rendi, seorang atlet muda berbakat, mendapat tawaran beasiswa dari luar negeri dengan syarat mengganti kewarganegaraan. Tawaran itu menjanjikan fasilitas latihan modern dan peluang karier yang lebih cerah. Namun, Rendi teringat perjuangan pelatihnya yang selama ini membimbing tanpa pamrih. Ia juga teringat dukungan masyarakat kecil di kampungnya yang selalu menggalang dana saat ia bertanding. Setelah mempertimbangkan dengan matang, Rendi memutuskan tetap membela Indonesia meskipun harus menghadapi keterbatasan fasilitas.

17.    Konflik utama dalam narasi tersebut terletak pada …

a.       Data statistik mengenai prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional.

b.       Penjelasan rinci tentang metode latihan fisik yang digunakan oleh pelatih profesional.

c.        Penyusunan jadwal pertandingan dan kompetisi secara administratif dan terstruktur.

d.       Perbedaan sistem pelatihan atlet antara negara maju dan negara berkembang secara teknis.

e.       Pertentangan batin tokoh antara mengejar keuntungan pribadi di luar negeri dan mempertahankan loyalitas kepada tanah airnya.

 

Bacalah kutipan narasi berikut!

Pagi itu, Arga berdiri di tepi pantai desa kelahirannya. Ia memandangi laut yang dulu menjadi sumber kehidupan ayahnya sebagai nelayan. Setelah bertahun-tahun merantau dan menempuh pendidikan di kota besar, Arga kembali dengan tekad membangun koperasi nelayan modern. Ia ingin masyarakat desanya tidak lagi terjebak tengkulak. Baginya, mencintai tanah air bukan sekadar mengibarkan bendera, tetapi menghadirkan perubahan nyata bagi kampung halaman.

18.    Pengertian teks narasi yang paling tepat berdasarkan kutipan tersebut adalah …

a.       Teks narasi adalah teks yang memaparkan informasi faktual secara objektif tanpa melibatkan tokoh dan konflik dalam alur cerita.

b.       Teks narasi adalah teks yang menyajikan langkah-langkah prosedural secara sistematis tanpa menghadirkan unsur cerita.

c.        Teks narasi merupakan teks laporan hasil observasi yang menggambarkan objek secara rinci dan sistematis.

d.       Teks narasi merupakan teks yang berisi argumentasi logis untuk meyakinkan pembaca terhadap suatu pendapat tertentu.

e.       Teks narasi merupakan teks yang menceritakan rangkaian peristiwa secara kronologis dengan tokoh, konflik, dan latar tertentu untuk menyampaikan pesan kepada pembaca.

 

Bacalah kutipan narasi berikut!

Ketika sekolahnya mengikuti lomba kebersihan lingkungan, Sinta mengajak teman-temannya menanam pohon di halaman sekolah. Ia teringat pesan kakeknya bahwa menjaga lingkungan adalah bentuk cinta kepada Indonesia. Awalnya teman-temannya ragu, tetapi perlahan mereka sadar bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Kegiatan itu kemudian menginspirasi sekolah lain untuk melakukan hal serupa.

  1. Ciri utama teks narasi yang tampak dalam kutipan tersebut adalah …

A.       Adanya rangkaian peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu serta melibatkan tokoh yang mengalami perkembangan sikap.

B.       Pemaparan definisi tentang cinta tanah air tanpa menghadirkan alur cerita yang jelas.

C.      Penggunaan kalimat imperatif yang dominan untuk memberikan instruksi langsung kepada pembaca.

D.      Penyajian argumentasi ilmiah yang bertujuan meyakinkan pembaca melalui fakta penelitian.

E.       Penyajian data statistik mengenai kondisi lingkungan sekolah secara objektif dan tanpa unsur tokoh.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Hatiku yang Sepi

Soal PTS Bahasa Indonesia kelas XI 2024